Sejarah Sego Campur F.C (Tim Sepak Bola Menolak Tua)

 

Tim Sego Campur F.C saat rilis jersey baru-baru ini.

Rembang- Sejarah munculnya tim sepak bola amatir Sego Campur F.C berawal dari pertandingan dadakan yang digelar dengan syarat dan ketentuan pemain usia rata-rata 35 tahun ke atas pada tahun 2021.

Pertandingan persahabatan perdana dilaksanakan di lapangan Singo Modho desa Sugihan melawan tim bertabur bintang Joker F.C.

Pemain sekaligus kapten tim Gogon mengungkapkan anggota Segocampur F.C berasal darin tim lintas kecamatan, lintas desa Rembang, mulai dari Sumber (Desa Bogorejo, Polbayem), Kecamatan Kaliori, Kecamatan Sulang (Desa Pomahan, Desa Pedak), Rembang (Desa Tasik Agung, Balong, Ketanggi, mondoteko), Pamotan (Kepoh agung) dan lain-lain.

“Pemain tanpa ada embel-embel nama besar dan pemain juga karena di jiwai rasa persaudaraan dan kekeluargaan serta tanggung jawab sebagai sebuah satu kesatuan tim,” Sebut Gogon

Ia menambahakan Filosofi Sego Campur adalah sama dengan nasi rames yang artinya sederhana, bermakna dan banyak disukai atau dicari warga, karena merakyat dan menjadi makanan favorit.

Slogan atau semboyan dari tim ini adalah kalah seneng, menang bingung dan yang terpenting guyup rukun.

Priyo warga desa Pedak Sulang yang berposisi sebagai pemain depan dan mesin goal Sego Campur F.C ketika diwawancarai baru-baru ini mengatakan harapannya untuk tim ini agar selalu tetap kompak dan selalu bersama dalam susah maupun senang.