Kegiatan Sosial Peduli Masyarakat Rembang

Program Peduli Masyarakat, Bantuan Air Bersih

Kemiskinan di Indonesia masih menjadi PR besar pemerintah. Dalam kewenangan Kementerian Sosial untuk pembiayaan gerakan yang peduli masyarakat terus digalakkan. Namun tidak hanya di bidang itu saja. Kesejahteraan sosial digalakkan dalam rangka menumbuhkan kebahagiaan masyarakat yang menjadi tanggung jawab negara. Tidak hanya demikian, saat ini banyak lembaga filantropi yang bergerak di bidang sosial membantu kesejahteraan masyarakat.

Salah satunya seperti Alumni SMPN 1 Sulang angkatan 1998, mereka mengadakan kegiatan sosial dengan menyalurkan air bersih kepada masyarakat. Sekitar tiga wilayah kecamatan yang mendapat droping air bersih, di antaranya Kecamatan Gunem, Kecamatan Bulu, dan Kecamatan Sulang.

Kegiatan tersebut merupakan ikhtiar kepedulian dari para alumni untuk membantu masyarakat terdampak bencana. Uluran tangan sebagai bentuk kepedulian, empati, dan simpati dalam bidang sosial. Para alumni tersebut mengawali langkahnya dengan penggalangan dana yang diinisiasi oleh ikatan alumni. Sebanyak 27 tangki yang tersalurkan kepada masyarakat yang sedang dilanda kekeringan dan mentarget titik-titik lokasi daerah kekeringan pada waktu itu.

Distribusi air bersih 2019 lalu, telah dilaksanakan di beberapa wilayah. Kegiatan tersebut ternyata mendapat sambutan hangat dari warga sekitar yang terkendala kekurangan air bersih. Salah satu warga mengucapkan terima kasih kepada Alumni SMP N 1 Sulang angkatan 1998 yang telah mendistribusikan bantuan air bersih untuk masyarakat Rembang waktu itu.

Kegiatan Sosial Annida

Musim panas di Indonesia tidak jarang yang menyebabkan kekeringan di berbagai wilayah. Alhasil banyak masyarakat yang mengalami kekeringan air akibat kemarau panjang, salah satunya di daerah Rembang. Kegiatan peduli terhadap masyarakat gencar diagendakan, salah satunya kegiatan sosial dari Annida yang menyalurkan bantuan air bersih untuk masyarakat Rembang ketika itu.

Pembina relawan Annida Sugiarto Syahrozi mengungkapkan kegiatan sosial dari Annida ini pada tahun 2019 lalu bulan September oleh para relawan Annida. Mereka bergerak ke lapangan untuk menyalurkan bantuan air bersih. Kegiatan sosial tersebut ternyata berlangsung selama satu bulan lamanya. Ada beberapa wilayah yang mendapatkan droping air bersih diantaranya, Kecamatan Lasem, Kecamatan Pamotan, Kecamatan Pancur dan Rembang.

Kemudian ada beberapa titik desa yang tercakup dalam bantuan air bersih ini, di antaranya Desa Sumbergirang, Desa Warugunung, Desa Tulis, Desa Sriombo, Desa Ngemplak, Desa Sendangasri, Desa Pasar Banggi, Desa Tritunggal, Desa Jolotundo, Desa Segoromulyo, Desa Wuwur, Desa Pelem, Desa Cikalan, Desa Selopuro, Desa Muragan, Desa Binangun, Desa Klindon, Desa Rangkah, Desa Gembris, Desa Tiyang, Desa Bonang, dan lainnya.

Pendistribusian air bersih sering mendapat support dari Koramil Lasem berupa pendampingan dan bahkan pengawalan. Seperti kita ketahui bahwa ada lebih dari 70 tangki yang berisi air, masing-masing memuat 4000 liter, 5000 liter, dan bahkan 8.000 liter secara rutin. Kegiatan ini mensasar ke beberapa desa, tempat ibadah, sarana umum, juga membantu memadamkan kebakaran kebun di daerah Desa Pelem.

Respon warga dari kegiatan sosial ini, sangat mengapresiasi. Ada pula yang mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan air bersih tersebut kepada Annida yang telah berkenan mengadakan kegiatan sosial membantu pengadaan air bersih, dan berimplikasi positif meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan di Rembang.

Karnaval Sedekah Bumi

Selain dari kegiatan sosial peduli kesejahteraan masyarakat. Ada pula kegiatan Karnaval sedekah bumi sekaligus bertepatan dengan momen peringatan HUT RI ke-74 ketik yaitu di desa Sumber. Acara berlangsung meriah diikuti oleh 14 rukun tetangga (RT), mereka menampilkan kreasi masing-masing dengan melibatkan warga desa tersebut.

Pak Mukhlisin yang kebetulan menjabat sebagai ketua panitia ketika itu mengungkapkan bahwa agenda karnaval sedekah bumi ini menjadi salah satu agenda rutin yang memang digelar tiap tahun. Alasan diadakan festival ini untuk tasyakuran sedekah bumi Desa Sumber, sebagai salah satu wujud syukur masyarakat Desa sekaligus untuk melestarikan budaya lokal.

Rangkaian acara sedekah bumi berlangsung khidmat dan meriah. rundown acaranya meliputi berbagai kegiatan lomba, lomba voli antar RT, pertandingan sepak bola antar kecamatan, pengajian, pertunjukan kesenian ketoprak sekaligus pentas seni anak. Sebelumnya beberapa RT pernah menggelar acara malam tirakatan dan tasyakuran, tahlil, serta doa bersama.

Menariknya di acara sedekah bumi ini, ada 14 tampilan dari masing-masing RT, antara lain kesehatan, peternakan, keamanan, misteri, pesantren, perkebunan, transportasi, gunungan hasil bumi, seni tradisional, nelayan, pertanian, pahlawan kemerdekaan, pendidikan dan olahraga. Tampak beragam bentuk tampilan pada karnaval seperti kostum batik karnaval, reog, barongan, senam sehat ibu-ibu, kostum daur ulang limbah bekas dan kostum menarik lainnya.

Serangkaian agenda kegiatan-kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama selain peduli kepada sesama manusia juga ada pula kegiatan bersama untuk tujuan meningkatkan syukur atas hasil bumi anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Kesejahteraan dan kebahagiaan muncul dari kebersamaan, dengan bersikap baik terhadap sesama telah menampakkan jati diri pribadi sebagai manusia yang menjunjung nilai luhur warisan nenek moyang. Kepedulian sosial harus ditingkatkan untuk melatih jiwa menjadi pribadi yang lembut dan peka terhadap kemanusiaan.