Kegiatan Muhammadiyah dalam mendukung Ekonomi Indonesia Berkemajuan

Entrepreneur. UCPSARNET

Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi besar di Indonesia memiliki kecenderungan positif dan pengaruh baik atas kehadirannya di lingkungan masyarakat. Organisasi ini memiliki massa yang tidak sedikit, bahkan ia juga tengah membantu negara Indonesia memajukan kualitas SDM dan SDA dengan optimal. Dengan berasas ajaran islam, Muhammadiyah tumbuh berkembang mengikuti syariat Islam yang kontekstual. Oleh karena itu, pantas saja komitmennya dibuktikan dengan banyaknya kegiatan-kegiatan positif.

Launching Minna Market dan Sekolah Da’i

Pembentukan Minna Market dan program sekolah da’i dibangun oleh Muhammadiyah di daerah Rembang memiliki tujuan positif untuk mengembangkan kemandirian dan ketahanan ekonomi lokal. Ide dan gagasan awal kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi dan kolaborasi dari MEK (Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan) PDA (Pimpinan Daerah Aisyiyah) Kab. Rembang, Majelis Dikdasmen PDM Kabupaten Rembang kerjasama dengan Al-Maskun dan AMM (Angkatan Muda Muhammadiyah).

Pembukaan Minna market dan sekolah da’i diresmikan pada tanggal 1 Mei 2021 lalu, sekaligus kegiatan kajian dan buka bersama. Kegiatan tersebut di Kompleks Masjid Sulaiman Az-Zakaria, Gang kulit No. 6 atau Rumah Qur’anMu Sawahan Kecamatan Rembang dan dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Rembang, Kepala Desa sawahan disana.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Rembang waktu itu adalah Pak Anshori Sholih, ia mengungkapkan beberapa pesan dalam sambutannya untuk bersungguh-sungguh, totalitas jika sudah masuk atau concern ke dalam sesuatu. Anshori menambahkan pembukaan Minna Market kedepannya juga harus digarap dengan serius, segala kebutuhan juga harus tersedia di Minna Market.

Ketua panitia pendirian Minna Market Supriyanti menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu selama proses pendirian. Konsep Minna Market yang dibangun itu untuk memenuhi semua kebutuhan warga Muhammadiyah dan masyarakat sekitar pada umumnya, dalam rangka mendukung pemberdayaan UMKM lokal, oleh karena itu produk UMKM menjadi prioritas penjualan. Di masa mendatang ada rencana untuk membuka Minna Market lain di seluruh kecamatan Se-Kabupaten Rembang.

PDPM Gelar Baitul Arqam

Untuk memantapkan ideologi Muhammadiyah di dalam pribadi pemuda Muhammadiyah Rembang, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Rembang ketika itu menyelenggarakan Baitul Arqom Dasar (BAD) di momen bulan suci Ramadhan tahun 2021. BAD dilaksanakan di Masjid Luluah Abdullah Al Badran Pimpinan Ranting Muhammadiyah Desa Sendangagung Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang.

Pada kegiatan itu peserta berasal dari masing-masing pimpinan cabang pemuda Muhammadiyah (PCPM) se kabupaten Rembang, dengan mendelegasikan tiga anggotanya. Acara berlangsung khidmat dengan tema ‘Penguatan Ideologi dan Kompetensi Kader Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Rembang dalam menggerakkan dakwah islamiyah’, yang didesain dengan menarik. Ketua PDM Rembang Anshori saat membuka kegiatan tersebut berpesan supaya pemuda Muhammadiyah dapat berkembang dengan baik yakni memiliki 6 er yaitu ‘pinter (cerdas), seger (sehat jasmani) bageur (berakhlak mulia), bener (aqidahnya benar, lurus), singer (terampil) dan kober (meluangkan waktu).’

Ketua PDPM Kabupaten Rembang Mahmud Wildan menyampaikan harapannya di masa depan bahwa kegiatan BAD tersebut dapat menghasilkan kader-kader yang militan, ideologis, organisatoris, sehingga mampu bergerak dalam semua bidang dakwah islam untuk Rembang berkemajuan. Disampaikan juga oleh salah seorang peserta ketika itu, Arif Bestari yang menilai kegiatan itu sangat bermanfaat,

Menggelar Latihan Entrepreneur

Untuk mengembangkan jiwa entrepreneur dan kemandirian bagi kader dan masyarakat, para pemuda Muhammadiyah Rembang bersepakat untuk menggelar kegiatan pelatihan kewirausahaan. Kegiatan yang akan diagendakan itu senyatanya bertujuan memberikan dan menanamkan skil kepada entrepreneur muda yang diharapkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Itu juga berguna bagi dirinya di masa depan.

Untuk mencapai hasil yang maksimal maka diperlukan kreativitas dalam berwirausaha dan diperlukan langkah-langkah atau strategi yang tepat dalam mengelola dan menjalankan setiap aktivitas usaha. Peserta yang hadir terlihat begitu antusias dan penuh semangat dalam mengikuti kegiatan pelatihan kewirausahaan yang digelar pada tahun 2020 lalu. Latihan tersebut juga dihadiri oleh puluhan peserta baik dari lokal maupun dari luar daerah Rembang.

Sesi pertama pembuatan telur gulung, sesi kedua jamur dele dan sesi ketiga, pembuatan tahu bakso oleh Dwi Agung. Acara tersebut juga mengundang mentor yang dipercaya sudah mahir di bidang tersebut. Kemudian acara terakhir diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Adib Ulinnuha. Pesan dari tausiyah tersebut bahwa pemuda harus tetap menjaga semangat dan jangan pernah takut untuk mencoba dan menjadi entrepreneur sejak usia muda. Berbekal ilmu dalam wirausaha akan lebih baik bila memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dengan optimal. Pelaku usaha senyatanya perlu menggunakan media sosial sebagai salah satu sarana mengenalkan sekaligus memasarkan kegiatan atau produk usahanya itu, supaya dikenal oleh banyak orang.