Aksi Berkelas Tim Peduli Sampah Kemenag Rembang

Siswa MAN 1 Rembang tergabung dalam tim peduli sampah. (Foto: Kemenag Rembang)

Rembang – Pasca upacara dan ramah tamah dalam rangka HAB ke-74 Kemenag RI tingkat Kabupaten Rembang, Tim peduli sampah baru-baru ini gotong royong membersihkan sampah yang ada disekitar alun-alun Rembang

Tim ini bersama-sama berjalan di sekitar alun-alun untuk memungut sampah dengan kantong-kantong sampah yang berukuran besar. Sehingga usai upacara, kondisi lapangan bersih seperti sedia kala

Tugas dari tim ini adalah memastikan pasca penyelenggaraan upacara tidak meninggalkan masalah, terutama masalah sampah.

Mereka adalah tim peduli sampah. Tim yang diprogramkan oleh panitia HAB ke-74 bidang bakti sosial. Tim ini terdiri atas siswa-siswi MAN 1 Rembang dan para guru RA yang tergabung dalam IGRA Kabupaten Rembang

Seperti diketahui kegiatan upacara yang diadakan di alun-alun Rembang melibatkan peserta dan tamu undangan sekitar 2.000 orang, tentunya memerlukan kerja sama tim yang luar biasa untuk melakukan aksi berkelas dengan memungut sampah.

Usai upacara dan ramah tamah, tim ini bersama-sama berjalan di sekitar alun-alun untuk memungut sampah dengan kantong-kantong sampah yang berukuran besar. Sehingga usai upacara, kondisi lapangan bersih seperti sedia kala.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengapresiasi pelaksanaan upacara tersebut, dengan menyampaikan pesan semua petugas upacara telah menjalankan tugasnya dengan baik dan berharap spirit ini dapat  kembali merajut semangat kerukunan masyarakat Rembang.

Edukasi Masyarakat Tentang Kebersihan

Kinerja dan kiprah tim peduli sampah ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Kankemenag Kabupaten Rembang, Atho’illah. Menurutnya, tim ini menunjukkan komitmen, totalitas yang tinggi terhadap pelaksanaan upacara sebagai puncak kegiatan HAB ke-74 di Kabupaten Rembang.

“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita, ketika kita menggunakannya sebagai fasilitas publik. meskipun sudah ada tenaga kebersihan, kita tetap menginisiasi dengan mengadakan tim sendiri sebagai wujud tanggung jawab dan kesadaran kita,” kata Atho’illah.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Moh. Muhson juga mengapresiasi tim ini. Menurutnya, sampah bukan urusan sederhana. “Kita sering hanya fokus pada gebyar kegiatan, dan lupa bahwa kegiatan yang besar jika tidak diimbangi dengan tanggung jawab pengendalian sampah, maka akan menghasilkan sampah yg juga besar,” Ucapnya.

Ia menambahkan, dibentuknya tim pedul sampah ini adalah sebagai sebagai bagian ikhtiar untuk mengedukasi seluruh keluarga Kementerian Agama dan masyarakat luas, bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman tak hanya slogan dan ungkapan semata. “Pada saatnya di seluruh wilayah layanan Kementerian Agama idealnya harus mencerminkan semangat yang sama,” Pungkasnya

Add Comment