Pemkab Gunung Kidul Study Banding Penanggulangan Kemiskinan di Rembang

Wakil Bupati Rembang H. Bayu Andriyanto menerima kunjungan kerja dari Pemkab Gunungkidul. (Foto: Rembangkab.go.id)

Rembang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul melakukan kunjungan kerja di Pemkab Rembang. Kegiatan ini dilaksanakan, Selasa (8/10/2019), rombongan tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi dan diterima oleh Wakil Bupati Rembang H. Bayu Andriyanto bertempat di ruang rapat Bupati.

Salah satu poin penting atau tujuan dari kunjungan tersebut adalah untuk mempelajari penanggulangan, penanganan kemiskinan di Kabupaten Rembang yang mengalami penurunan signifikan dari tahun ke tahun.

“Kabupaten Rembang merupakan daerah dengan presentase penduduk miskin terbanyak ke-7, capaian ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya yang menempati posisi ke-5 se Jawa Tengah. Penurunan kemiskinan di Kabupaten Rembang terbilang cukup signifikan, bahkan tertinggi se Jawa Tengah dengan presentase penurunan sebesar 3% ,” Ungkap. Bayu Andrianto selaku Wabup.

Lompatan kebijakan atau strategi yang digunakan Pemkab Rembang dalam menangani kemiskinan, diantaranyaadalah denagn mengurangi beban pengeluaran penduduk miskin, meningkatkan kemampuan dan pendapatan penduduk miskin, mengembangkan dan menjamin keberlanjutan usaha mikro dan kecil, mensinergikan kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan.

Bayu Andrianto selaku Wabup menambahkan, tidak cukup kalau hanya tergantung dari anggaran APBD, dibutuhkan sinergi semua lini dan juga melibatkan pihak ke tiga untuk kita minta bantuan. Misalnya Baznas juga turun tangan dan lainnya. Kami belajar dari beberapa tempat yang konteksnya kemiskinan ini peluangnya juga melibatkan pihak ke tiga salah satunya melalui CSR. Meskipun kami berharap salah satunya melalui pariwisata, Rembang ini sifatnya masih berkembang yang nantinya tinggal pengelolaannya yang kita sesuaikan dengan Gunungkidul.

Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengungkapkan pada tahun 2017 presentasi kemiskinan di Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten Rembang hampir sama, tetapi pada tahun 2018 Kabupaten Gunungkidul sudah tertinggal jauh dari Rembang. Strategi yang digunakan oleh Pemkab Rembang perlu untuk dipelajari, diimplementasikan agar Kabupaten Gunungkidul juga dapat mencapai target yang diharapkan dalam hal penanggulangan kemiskinan.

“Kita silaturahmi atau sowan untuk membangun ukhuwah sekaligus belajar apa yang sudah Pemkab Rembang lakukan dalam hal penurunan kemiskinan lebih dari itu kami juga ingin memperoleh banyak hal untuk menjadi motivasi, inspirasi, agar dapat menambah informasi dan skill bagi kami dalam mengelola masalah penanggulangan kemiskinan,” ujarnya.

Sesuai rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) penurunan kemiskinan di Kabupaten Rembang ditargetkan mencapai 11,5 % yang semula 18,7 %. Meskipun dapat dikatakan berat, namun Pemkab Rembang terus berupaya sehingga pada tahun 2018 kemiskinan bisa turun drastis menjadi 15,41 % dalam jangka waktu 3 tahun.