Madrasah Ajarkan Kesalehan Sosial dengan Berkurban

Kegiatan latihan manasik haji siswa Madrasah saat kurban. (Foto: Dewi Fitriana)

Rembang – Dalam rangka mengimplementasikan keilmuan dan keislaman yang didapatkan didalam pelajaran sekolah, Madrasah mengajarkan nilai-nilai kesalehan sosial dengan berkurban. Siswa-siswi MTs N 4 Rembang melakukan praktik manasik haji dan kurban 2 ekor sapi.

Peserta manasik tampak semangat menyambut program madrasah dalam mengenalkan proses haji, yaitu dengan cara praktik secara nyata manasik haji.

Sebanyak 650 Civitas akademika yang terdiri dari peserta didik, guru dan pegawai MTs N 4 rembang mengikuti kegiatan praktik manasik haji dan pembagian hewan kurban.

Siswa-siswi kelas VII, VIII, dan IX mengikuti seluruh tahapan ibadah haji, layaknya di tanah suci. Sehari sebelumnya lapangan upacara diubah menjadi replika miniatur sebagai tempat latihan ibadah untuk menunaikan rukun islam yang ke 5 ini.

Sambil berkeliling ka’bah tiap siswa tampak khusyuk dan penuh semangat mengumandangkan kalimat-kalimat religi dalam tahapan ibadah haji layak sesungguhnya.

“Madrasah identik dengan ilmu agama, sudah sepatutnya menjadi ujung tombak dalam ilmu keislaman, sehingga mengenalkan siswa-siswi dengan langkah atau tahapan dalam melaksanakan haji, manasik adalah hal yang sangat penting dilakukan sejak dini,” Ungkap Masrum.

Masrum mengungkapkan pada tahun ini MTs N 4 Rembang berkurban 2 ekor sapi, di mana 1 ekor sapi dari bapak ibu guru dan yang lain latihan kurban dari civitas akademika.

Sebelumnya pihak madrasah menggandeng dinas kesehatan hewan, untuk mengecek standardisasi kelayakan, kesehatan sapi kurban.

Tahapan yang wajib dilaksanakan siswa antara lain kegiatan ihrom, wukuf, thowaf, sa’I, melempar jumroh, takhalul . Semua peserta didik diberikan kartu kendali, dimana bagi yang sudah melaksanakan tahapan tersebut akan mendapat tanda tangan dari guru atau pembimbing manasik.

“Arti latihan kurban sendiri bagi para siswa bisa dimaknai sebagai bagian dari proses penanaman dan pembiasan diri, supaya kelak termotivasi dan tergugah hatinya untuk melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim untuk berkurban bagi yang mampu” Pungkas Masrum.