Tips Pasutri Harmonis dalam Bimwin

Semangat peserta mengikuti bimbingan perkawinan dalam diskusi dan game di Pendopo Kaliori. (Foto: Kemenag Rembang)

Rembang – Sebanyak 25 pasang calon pengantin tampak antusias mengikuti diskusi bimwin (bimbingan perkawinan) pranikah yang diadakan pada Rabu (3/7/2019) di Pendopo Kecamatan Kaliori-Rembang. Kegiatan tersebut dikemas dengan permainan dan curhat.

Kegiatan ini menghadirkan fasilitator, Kasi Bimas Islam Kemenag Rembang, Moh. Muhson, Kepala KUA Kecamatan Kragan, Amin Musa, dan Kepala KUA Kaliori Ali Akhyar.

Atho’illah Kepala Kankemenag Kabupaten Rembang, ketika menyampaikan materi bimbingan perkawinan mengungkapkan bagi pasangan suami istri yang baru saja menikah akan menjalani kehidupan begitu bahagia. Hari-hari akan dipenuhi dengan cinta dan perilaku yang serba romantis. Namun seiring dengan berjalannya waktu, berbagai persoalan, masalah akan timbul dari dua pribadi yang berbeda. Untuk menghadapi ini, suami istri harus mampu saling menjaga keharmonisan rumah tangga.

“Meneguhkan iman dan adanya keinginan pasangan untuk saling menguatkan diri adalah kunci dari permasalahan yang akan timbul. Menurutnya, masalah biasanya timbul dari pihak ketiga. Jika pasangan suami istri tidak bisa menyelesaikan masalah, apalagi ditambah dengan pihak ketiga yang ikut campur, maka masalah akan tambah besar dan sulit diselesaikan,” ungkapnya.

Keteguhan iman dan pondasi pengetahuan agama yang kuat perlu dimiliki oleh pasangan calon pengantin. Dijelaskan Atho’illah, pernikahan dinilai sebagai salah satu ibadah, dengan menikah, maka telah memenuhi separuh agamanya atau 50 % ibadah dalam beragama itu sudah dijalankan. “Yang perlu ditata dari sekarang adalah meluruskan niat. Menikah harus diniatkan untuk beribadah. Bukan atas sekadar dasar cinta,” Pesannya.

Sementara itu, Camat Kaliori, Harjono juga memaparkan, pasangan suami istri perlu memanajemen setiap permasalahan yang ada. “Setiap permasalahan yang ada harus diselesaikan sendiri secara mandiri. Masing-masing pasangan harus bisa saling menjaga hubungan yang baik, dari keluarga suami maupun istri. Janganlah saling mengadu masalah dengan orang tua atau saudara, sebab akan semakin memperuncing masalah,” Katanya.

Jika salah satu berbuat salah, baik suami atau istri, jangan sungkan untuk langsung meminta maaf. “Kalau salah ya langsung minta maaf dan saling memaafkan, janganlah gengsi dan jangan ditunda-tunda,” ujar Harjono.