Kemenag dan Bupati Rembang Apresiasi Calon Haji Tertua dan Termuda

Bupati dan Kankemenag Rembang saat memberikan apresiasi kepada calon haji tertua dan termuda. (Foto: Kemenag rembang)

Rembang- Pembukaan Manasik Haji di Pendopo Museum Kartini beberapa hari yang lalu terasa spesial, hal ini dikarenakan Kankemenag Kabupaten Rembang bersama dengan Bupati Rembang, H. Abdul Hafidz menyerahkan bingkisan sebagai wujud apresiasi kepada calon haji tertua dan termuda.

Calon haji tertua berasal dari Rembang adalah Mbah Kurmin yang berusia 90 tahun, meski sudah lansia, tetapi tampak masih sehat dan berjalan tanpa tongkat. Saat maju kedepan pada waktu menerima bingkisan oleh Bupati Rembang, Mbah Kurmin menyebutkan bahwa ia adalah ayah dari 10 anak.

Bupati berpesan kepada Mbah Kurmin dan peserta lainnya untuk selalu menjaga kesehatan. “Kesehatannya dijaga ya Mbah, masih ada manasik haji. Selalu ikuti arahan petugas haji ketika sudah di tanah suci,” pesan Bupati.

Untuk calon haji termuda yang juga mendapatkan penghargaan, yaitu Siti Aisyah Suliyono, warga Desa Plawangan, RT 1/3, Kecamatan Kragan. Aisyah ini berusia 25 tahun.

Bupati menyampaikan beberapa pesan saat memberikan sambutan acara kepada calon jemaah haji. Bupati mengimbau agar calon jemaah haji tidak terlalu memikirkan pembagian kloter. Sebaliknya, jemaah diminta untuk berfokus pada ibadah haji.

“Jangan berpikir nanti saya satu kloter dengan siapa. Jangan memikirkan hal-hal yang sepele. Tapi berkonsetrasilah pada penunaian rukun dan wajib haji,” ungkap Bupati.

Di tanah suci waktu terasa cepat dan terbatas, maka agar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh jemaah. “Dahulukan yang wajib dari pada yang sunah,” teganya.