Gebyar Sedekah Laut bersama Marching Band MA Mambaul Ulum

Marching band MA Mambaul Ulum Sumber, saat pentas dalam kegiatan sedekah laut. (Foto: Dokumentasi Madrasah)

Rembang – Tradisi sedekah laut di Desa Tasik Agung Rembang berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari kalangan masyarakat. Dalam kegiatan gebyar sedekah laut tahun 2019 yang bertemakan “LOVE THE SEA” mari cintai laut dengan tidak membuang sampah ke laut. Panitia menggandeng Marching Band MA Mambaul Ulum Sumber.

Marching Band MA Mambaul Ulum mendapat kepercayaan membuka kegiatan tersebut dengan tampilan yang memukau, menampilkan beberapa lagu diantaranya Tanah Airku, Manuk dadali, Abg Tua, Jangan nget-ngetan, Gambang suling dan lainnya.

Anggota yang tampil ada 36 Siswa dengan rincian mayoret 5 orang, balera 4 orang, senar 6 orang, bas 4 orang, kwartet 1 orang, pianika 2 orang bendera 8 orang dan penari 6 orang.

Kegiatan karnaval dan sedekah laut berlangsung Kamis (13/6/2019) mulai jam 07.30 Wib – selesai, sebelum kegiatan siswa-siswi personil anggota marching berlatih pagi kadang sore dengan giat dan penuh semangat, seminggu sekali menyesuaikan kondisi dengan dibimbing oleh Siti Rohimatun, ungkap Legowati selaku Waka Kesiswaan.

Lambat laun marching band ini mendapatkan tempat di hati masyarakat sekitar. Bukan hanya Rembang, namun hingga luar daerah. Wati mengatakan, masyarakat dari beberapa kecamatan di Pati dan Rembang sering meminta marching band ini untuk tampil mengiringi acara di desa-desa.

“Tidak hanya dari masyarakat, instansi pemerintah pun mulai ikut melirik. Beberapa kali kami ditugasi menjadi pengiring Upacara Kecamatan Sumber, menjadi pengiring estafet tunas kelapa (ETK), maupun beberapa kegiatan di desa seperti memperingati Haul ” kata Wati.

Ahmad Zaenal Afifi (Mayoret) dan Novita Sari (Pianika) mengaku sangat senang dapat berkiprah di ekskul marching band ini, Menurut mereka, melalui marching band mereka bisa melatih kerja sama tim dan juga mengembangkan minat dan bakat siswa.