Ummi Hanik, Instruktur Marching Band Perempuan Pertama Penuh Talenta

PENUH TALENTA – Ummi Hanik, Saat mendampingi anak-anak MTs N Sumber-Rembang pentas (Foto: Dwi Hindarto)

Sumber, REMBANGDAILY.COM *** Sebagai pelatih marching band, Ummi Hanik adalah sosok perempuan penuh talenta. Khusus di bidang seni musik, ia menguasai berbagai macam alat musik, seperti drum, gitar, keyboard, dan lainnya. Saat masih kuliah dulu, ibu tiga anak ini juga pernah menggawangi sebuah band yang bernama Annisa Band.

Annisa Band beranggotakan 6 orang yang semuanya adalah perempuan. Perkenalan Ummi dengan musik diawali saat dirinya bergabung dengan Teater Metafisis di Fakultas Ushuluddin UIN Semarang. Kini ketika mengajar di MTs Negeri Sumber, Rembang, ia juga membentuk band lagi yang digawangi oleh para guru dan karyawan.

Selain mengajar, Ummi juga dipercaya untuk menjadi instruktur perempuan pertama untuk ekskul marching band di sekolahnya. Marching band yang diarsitekinya sudah pernah pentas di beberapa daerah seperti Rembang, Pati, Sumber, Kaliori, dan sekitarnya.

“Untuk belajar marching band, yang pertama adalah pengenalan not. Kedua pengenalan tempo, selanjutnya menanamkan jiwa kedisiplinan,” kata perempuan kelahiran 1 Mei 1979 ini kepada Rembangdaily beberapa waktu lalu.

Ia juga memberikan tips untuk yang minat belajar musik. Pertama, harus senang atau suka dulu dengan musik. Kedua, harus punya sikap memiliki dan mau belajar. “Jika sudah suka dan mau belajar, nanti lama-kelamaan akan muncul loyalitas dan chemistry,” ucapnya.

Terkait kegiatan ekskul marching band, selain untuk pengembangan minat dan bakat siswa, juga untuk melatih rasa bertanggung jawab para siswa. Latihan marching band di sekolah dilakukan rutin seminggu dua kali. Namun jika ada undangan pentas, maka latihan digelar lebih intensif dan bahkan dilakukan pula gladi bersih.

Menurut Ummi, kegiatan ekskul marching band mampu menciptakan suasana pembelajaran yang bervariasi di sekolah. Rasa bosan dan jenuh karena rutinitas belajar bisa teratasi, sehingga prestasi belajar para siswa tetap terjaga.