Pilkada 2015, Hikmah Purnamawati: Kalah-Menang, Mari Tetap Handarbeni Rembang

Debat Publik Putaran Pertama Paslon Bupati dan Wakil Bupati Rembang. (Foto: KPUD Rembang)
Debat Publik Putaran Pertama Paslon Bupati dan Wakil Bupati Rembang. (Foto: KPUD Rembang)

Rembang, REMBANG DAILY ** Untuk pertama kalinya, besok, Rabu (9/12/2015), Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak digelar di 269 daerah, termasuk Kabupaten Rembang. Selain memastikan penyelenggaraan dan keamanan Pilkada, banyak harap dikarsakan warga untuk Rembang yang lebih baik.

“Teruntuk warga Rembang, mari berpartisipasi aktif menggunakan hak pilih sebaik-baiknya pada Pilkada serentak besok, karena suara kita akan sangat menentukan baik-buruknya kepemimpinan Kabupaten Rembang yang akan datang,” ujar anggota DPRD Rembang Komisi B (Perekonomian), Hikmah Purnamawati, kepada Rembang Daily, Selasa (8/12/2015), di kediamannya, Desa Tasikagung Kecamatan Rembang.

Menurutnya, partisipasi politik pada Pilkada kali ini, akan menjadi tolok ukur penilaian warga atas reputasi Pemerintah Kabupaten, setelah deretan persoalan yang melanda Rembang belakangan.

“Kemarin, kita agak kesulitan mengukur kinerja pemkab secara utuh. Pada beberapa kasus, sebagian kalangan ada yang merasa diuntungkan, pun sebaliknya, ada pula yang tidak diuntungkan. Sementara hasil Pilkada seperti menjadi simpulan kolektif warga atas kepemimpinan Kabupaten Rembang,” tutur alumnus SMA Negeri 2 Rembang tersebut.

Ia menegaskan, warga bebas memilih pemimpin mereka. Meski demikian, saat nanti telah diputuskan, apakah menang atau kalah, warga Rembang harus mengedepankan rasa handarbeni (memiliki—red).

“Dalam proses politik, kalah-menang itu wajar. Asalkan sesuai ketentuan yang berlaku, mari sama-sama mendukungnya. Lebih dari itu, kepentingan untuk menjaga kampung halaman kita dari konflik yang tidak perlu, sungguh berada di atas kepentingan pribadi dan golongan,” ungkapnya.

Anggota DPRD Rembang Komisi B (Perekonomian), Hikmah Purnamawati. (Foto: Arif Giyanto)
Anggota DPRD Rembang Komisi B (Perekonomian), Hikmah Purnamawati. (Foto: Arif Giyanto)

Sekian lama, sambungnya, politik sering kali melahirkan ketidakpercayaan antar-kelompok warga. Akibatnya, ketegangan di tingkar akar-rumput terkadang sulit dielakkan. Untuk menjadi lebih baik, kata Hikmah, Pilkada semoga tetap dapat mempersatukan warga Rembang.

Apresiasi

Hikmah menambahkan, kerja keras berbagai pihak, mulai dari penyelenggara, pihak keamanan, hingga warga setempat yang aktif berpartisipasi, sebaiknya diapresiasi. Pilkada adalah gawe bersama yang juga akan berguna untuk kepentingan bersama.

“Kritis dan saling koreksi memang penting, untuk memberi ruang dinamika atas Pilkada. Namun semoga, tidak berubah menjadi kritik buta yang justru mengaburkan esensi dari partisipasi politik untuk kemajuan Rembang,” jelasnya.

Pilkada Rembang 2015 akan memilih satu dari tiga pasangan calon (Paslon), yakni Hamzah Fatoni-Ridwan bernomor urut satu, Sunarto-Kuntum Khaira Basa bernomor urut dua, serta Abdul Hafidz-Bayu Andriyanto bernomor urut tiga.