Hobi Unik, Balap Motor Trail Ala Cah Pamotan

SIRKUIT - Medan balap motor trail Pamotan. (Foto: M Zaky WA)
SIRKUIT – Medan balap motor trail Pamotan. (Foto: M Zaky WA)

Pamotan, REMBANG DAILY ** Tahukah Anda, ternyata di Pamotan tidak hanya ada kelompok pencinta sepeda unto (untuk menyebut sepeda lawas yang dikayuh atau di-onthel), motor pletuk (honda tujuh puluh), dan vespa.

Pamotan juga memiliki kelompok pencinta motor trail. Unik, kan? Motor trailnya pun modifikasi dari motor-motor tua yang biasa disebut ‘2 tak’ seperti Yamaha Alfa, Yamaha Force One, dan motor bebek lain. Motor trail ala Pamotan ini dirakit sendiri dan dikreasi sesuai selera.

Hobi-hobi tersebut akan menjadi hal positif bila ada wadah pengembangannya, terutama dukungan dari Pemerintah Desa agar terarah. Hobi motor trail menjadi aksi profesional dan bisa turut dipertandingkan dalam perlombaan-perlombaan tingkat daerah maupun nasional. Hal ini bisa menjadi prestasi dan akan menarik minat profesi bermasa depan baik.

Kalau ingin melihat aksi motor trail, Anda dapat melihatnya di dekat SMAN 1 Pamotan, timur jalan agak ke utara sedikit. Di sana, Anda akan bertemu lahan yang belum dipakai, di mana medannya cocok untuk motor trail.

Kira-kira pukul 15.30 para pembalap mulai beraksi. Tak ketinggalan, di tempat latihan itu, dipasangi umbul-umbul, menjadikan suasana seperti arena balapan sungguhan.

Meski jumlah pembalap hanya sedikit, sekira 5 motor, mereka tetap asyik dan serius untuk berbalapan. Sebagaian masyarakat Pamotan menjadikannya sebagai tontonan hiburan sore hari.

Kota Kecamatan Kreatif

Pamotan merupakan salah satu kota kecamatan teramai dan termaju di Kabupaten Rembang, setelah Kecamatan Rembang, Kecamatan Lasem, dan Kecamatan Sarang.

Berdasarkan Sensus Penduduk 2010, jumlah penduduk Kabupaten Rembang adalah 591.617 orang yang terdiri atas 295.244 laki‐laki dan 296.373 perempuan. Adapun jumlah penduduk Pamotan, yaitu laki-laki sejumlah 21.946 orang dan jumlah penduduk perempuan sejumlah 22.014 orang. Jumlah penduduk masyarakat pamotan keseluruhan, yaitu 43.960 orang.

Adapun Laju pertumbuhan penduduk Pamotan mencapai 0,19 persen. Pada saat yang sama, laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Rembang per tahun selama sepuluh tahun terakhir, yakni dari tahun 2000‐2010, sebesar 0,49 persen. Sementara jumlah rumah tangga masyarakat Pamotan mencapai 12.036 buah dan jumlah hunian tempat tinggal sebanyak 12.291 buah.

Pamotan boleh disebut sebagai Simpul Emas Segi Empat Rembang karena menghubungkan empat titik daerah strategis, yakni Rembang, Lasem, Gunem, dan Sedan. Potensi ini tentunya sebuah kelebihan karena akan banyak aktivitas masyarakat yang terhubung dari Pamotan.