Emping Jagung Pamotan, Bisnis Camilan Menyehatkan Nan Menggiurkan

PENDAMPINGAN - Dosen STIE YPPI Rembang, Anik Nurhidayati, saat memberikan konseling pada Rokhim, pemilik UMKM Berkah Rahayu Pamotan, beberapa waktu lalu. (Foto: Sulistyono)
PENDAMPINGAN – Dosen STIE YPPI Rembang, Anik Nurhidayati, saat memberikan konseling pada Rokhim, pemilik UMKM Berkah Rahayu Pamotan, beberapa waktu lalu. (Foto: Sulistyono)

Pamotan, REMBANG DAILY ** Camilan emping jagung mungkin tidak asing bagi warga Desa Pamotan. Camilan yang renyah, gurih, dan menyehatkan, juga bernilai jual tinggi. Bahan bakunya mudah didapat, berupa jagung putih yang telah dipilih sedemikian rupa.

Jagung putih yang memiliki kulit luar tipis itu, ketika digoreng menjadi lebih renyah dan krispi. Selain itu, memiliki rasa yang khas dan baik untuk kesehatan, karena tanpa zat kimia.

Banyak warga ingin mendirikan usaha rumahan yang kelak bisa menyerap tenaga kerja lokal. Sebuah cita-cita mulia dan bisa terwujud, mengingat banyak potensi yang didapat dari camilan emping jagung.

Usaha ini juga tidak menghasilkan limbah dan bahkan, sisa hasil produksi dapat dimanfaatkan. Misalnya, ampas jagung bisa dijadikan makanan ternak. Arang sisa pembakaran bisa diolah dan dicampur dengan kotoran hewan untuk dijadikan pupuk.

Ruang lingkup pemasaran yang masih dalam kawasan Kabupaten Rembang sangat potensial untuk diperkenalkan sampai ke tingkat nasional.

Melihat cita-cita pengusaha dan potensi yang menjanjikan tersebut, melalui kegiatan Kuliah Kerja Usaha (KKU), STIE YPPI Rembang melakukan pendampingan konseling kepada pengusaha lokal, tepatnya UMKM Berkah Rahayu di Kecamatan Pamotan. Usaha kecil ini telah bergelut dalam usaha emping jagung selama lima tahunan.

Penataan diawali dari manajemen pemasaran dan keuangan. Selanjutnya, mencari izin usaha dan izin layak konsumsi dari Dinas Kesehatan untuk menambah nilai kepercayaan bagi pembeli bahwa emping jagung adalah makanan yang sehat dikonsumsi.

Selain itu, pemberian logo, nama dalam kemasan, dengan menyertakan nomor telepon pemilik. Diharapkan konsumen mampu mengingat dan sewaktu-waktu bisa dihubungi kalau ada pemesanan. Pemberian spanduk sangat penting untuk menunjukkan tempat produksi emping jagung.

Laporan Keuangan

Dalam hal keuangan, konseling menitikberatkan pada penghapusan perilaku pengusaha yang selalu mengedepankan ingatan, sehingga pembukuan laporan keuangan dan data base pelanggan lengkap dengan alamat dan juga nomor telpon perlu diterapkan.

Diharapkan dengan penataan keuangan prosedural mampu menekan kebocoran pengeluaran keuangan secara pribadi yang biasa dilakukan pengusaha tradisional.

Emping jagung. (Foto: Kaskus)
Emping jagung. (Foto: Kaskus)

“Permasalahan tidak hanya pada hal pembukuan dan legalitas saja, tetapi bagaimana cara agar produk emping jagung ini bisa dinikmati orang di luar Rembang untuk bisa merasakan dan harapannya bisa tertarik,” ujar dosen STIE YPPI Rembang, Anik Nurhidayati saat memberikan konseling pada Rokhim, pemilik UMKM Berkah Rahayu, beberapa waktu lalu.

Anik menjelaskan, dinas terkait bersedia mengajak pengusaha untuk diikutsertakan dalam kegiatan-kegiatan pemerintah daerah, seperti bazaar.

“Produk emping jagung dijadikan suvenir kalau ada kunjungan dinas, dan yang terpenting butuh dana untuk mengantisipasi pengolahan emping jagung pada musim penghujan berupa oven pengering dan mesin pemisah minyak dari bahan baku jagung,” tuturnya.