SMK Muhammadiyah Rembang Juarai Lomba Cipta Teknologi Robotika UMK Kudus

JUARA - Tim SMK Muhammadiyah Rembang menjuarai Lomba Robot UMK Kudus. (Foto: RRI)
JUARA – Tim SMK Muhammadiyah Rembang menjuarai Lomba Robot UMK Kudus. (Foto: RRI)

Rembang, REMBANG DAILY ** Siapa sangka, bermodal Printed Circuit Board (PCB), sensor, roda tamiya, Integrated Circuit (IC) dan beberapa item lain, dua siswa SMK Muhammadiyah Rembang mampu merangkai robot serupa mobil tamiya yang bisa melaju dengan kecepatan tinggi di atas line berwarna hitam sebagai sirkuitnya.

Walhasil, Tedy Okta dan Erwin Gumelar pun menjuarai lomba Cipta Teknologi Robotika yang digelar Universitas Muria Kudus (UMK), Sabtu (7/3/2015). Mereka berhasil menjadi yang tercepat. Sirkuit dengan panjang sekira 12 meter itu mampu ditempuh dalam waktu 13 detik.

ā€œSaat beradu kecepatan dengan lawan, robot kami tidak mengalami kendala berarti. Robot kami sudah diuji menaklukkan sirkuit yang sulit,ā€ ujar Tedy Okta di ruang Lab sekolah, Selasa (10/3/2015), seperti diberitakan laman Radio Republik Indonesia.

Ia mengatakan, dalam lomba tersebut, robot line follower yang tercepat menjadi pemenang.

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Rembang, Parno, mengungkapkan, karena kesuksesan itu, pihak sekolah kini mendaftarkan mereka ke kompetisi sama di tingkat provinsi yang digelar Polines Semarang, Minggu (15/3/2015).

“Dengan slogan kami ‘From Zero to Bento’ kami ingin menujukkan bahwa siswa kami dari nol tak mengerti tentang robot bisa benar-benar top,ā€ tegasnya.

Gandeng Axioo

Bukan sekali ini saja SMK Muhammadiyah menuai prestasi mengagumkan.Tepat pada peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2014, kerja sama dijalin SMK Muhammadiyah dengan perusahaan Axioo. Kedua belah pihak secara resmi mengikat diri membangun kerja sama saling menguntungkan.

Dirilis Pemkab Rembang, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah, Parno, dan Direktur PT Makita Karya Indonesia selaku Authorized Axioo Education Partner (Axioo Class Program), Timmy Theopelus, menandatangani nota kesepahamanan di aula Sekolah SMK Muhammadiyah Rembang.

Ada sembilan poin kesepakatan yang dihasilkan, yakni Workshop perakitan PC, notebook, tablet, smartphone, pengadaan komponen (parts) perakitan produk Axioo, analisis dan pengembangan kurikulum berbasis industri, pelaksanaan praktik kerja industri (Prakerin), serta diklat pengembangan kompetensi guru dan siswa.

Selanjutnya, proses rekrutmen tenaga kerja, uji kompetensi bagi siswa, pengadaan produk-produk PC, laptop, tablet, smartphone dan alat lainnya sebagai penunjang dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Terakhir, pengembangan unit produksi Axioo sales, service dan training center sebagai laboratorium produksi dan kewirausahaan bagi sekolah.

Gerai Axioo rencananya akan dibuka di SMK Muhammadiyah. Sekolah ini akan melayani purna jual produk Axioo. Menariknya, pihak sekolah ditunjuk menjadi tempat pengembangan unit Axioo Point Sales dan Sevis Center sebagai laboratorium industri dan kewirausahaan bagi sekolah.